Aplikasi Dokumentasi Foto Mobile
Manfaatkan aplikasi mobile untuk mengambil foto di lapangan dengan mudah, memastikan dokumentasi lengkap selama inspeksi pasca gempa.
Aplikasi SelulerLaporan
Susun laporan kerusakan bangunan akibat gempa secara sistematis untuk menilai tingkat kerusakan dan menentukan tindakan yang diperlukan. Template ini membantu Anda mendokumentasikan temuan dan rekomendasi.
Mulai buat laporan kerusakan gempa Anda.
Foto objek di aplikasi seluler, lengkapi berita acara inspeksi dari templat, dan unduh laporan foto jadi dalam Word atau PDF.
Manfaatkan aplikasi mobile untuk mengambil foto di lapangan dengan mudah, memastikan dokumentasi lengkap selama inspeksi pasca gempa.
Aplikasi SelulerLengkapi dokumen dari templat ini: bagian, kolom, dokumentasi foto, dan tanda tangan.
Gunakan generator laporan foto untuk menyusun foto-foto kerusakan secara profesional, memperkuat laporan Anda.
Buat Laporan FotoLaporan
Lihat struktur, bagian, dan kolom sebelum mulai mengisi.
No.LK/GMP/2026/002
Informasi umum mengenai objek pemeriksaan, lokasi, dan waktu pemeriksaan diperoleh dari data administrasi dan konfirmasi langsung di lapangan.
| Tanggal inspeksi | 14/7/2026 | Alamat | Desa Cikembang, Kec. Cugenang, Kab. Cianjur, Jawa Barat 43252 |
| Dasar inspeksi | Pasca gempa bumi magnitudo 5.6 SR |
Data umum telah diverifikasi dan sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.
Objek pemeriksaan adalah bangunan yang mengalami dampak bencana. Identifikasi bangunan dilakukan berdasarkan dokumen kepemilikan dan tanda fisik di lokasi.
| Nama objek | Rumah Tinggal Bpk. Ahmad | Kondisi teknis | belum diisi |
Objek pemeriksaan telah teridentifikasi dengan jelas dan sesuai dengan dokumen yang ada.
Parameter utama bangunan seperti dimensi, struktur, dan material ditentukan melalui pengukuran langsung dan pengujian non-destruktif.
| Jenis Bangunan | Tahun Dibangun | 2005 | |
| Jumlah Lantai | 2 | Luas Bangunan | 150 |
Parameter utama yang diukur menunjukkan kondisi yang sesuai dengan spesifikasi awal, namun beberapa mengalami perubahan akibat bencana.
Parameter tambahan seperti kondisi lingkungan dan aksesibilitas dievaluasi untuk melengkapi penilaian keseluruhan.
| Tanggal Gempa: 10/7/2026 | Magnitudo Gempa: 5.6 |
| Episentrum: | Kedalaman: 10 |
Parameter tambahan menunjukkan adanya faktor yang mempengaruhi kinerja bangunan pasca bencana.
Kondisi bangunan secara keseluruhan dinilai berdasarkan hasil pemeriksaan visual dan pengukuran teknis.
Kondisi bangunan secara umum mengalami penurunan kualitas akibat bencana, namun masih dapat diperbaiki.
Mendokumentasikan setiap kerusakan pada elemen bangunan beserta detail dan foto.
| No. | Deskripsi kerusakan | Foto |
|---|---|---|
| 1 | - | belum diisi |
| 2 | - | belum diisi |
| 3 | - | belum diisi |
Menyediakan kesimpulan dan rekomendasi tindakan perbaikan.
| Identifikasi dilakukan | Identifikasi kerusakan bangunan akibat gempa. |
| Ada catatan | Kerusakan berat pada struktur utama, perlu evakuasi dan perbaikan segera. |
Menjelaskan singkatan teknis yang digunakan dalam laporan.
Mencantumkan pihak-pihak yang terlibat dalam inspeksi.
| No. | Nama lengkap | Jabatan / status | Komentar |
|---|---|---|---|
| 1 | Ir. Bambang Wijaya | Tim Ahli Struktur | Melakukan penilaian kerusakan. |
| 2 | Ahmad Hidayat | Pemilik Bangunan | Mendampingi inspeksi. |
Tanda tangan para pihak yang terlibat dalam pemeriksaan ini disahkan sebagai bukti kesepakatan atas hasil pemeriksaan.
Seluruh pihak yang terlibat telah menandatangani laporan ini sebagai tanda persetujuan.
Laporan
Laporan ini digunakan untuk menilai tingkat kerusakan bangunan setelah gempa bumi, mengidentifikasi elemen yang rusak, dan memberikan rekomendasi tindakan. Hasilnya membantu pemilik dan pihak berwenang dalam pengambilan keputusan.
Laporan mencakup informasi umum, informasi gempa, temuan kerusakan, penilaian struktur, kesimpulan dan rekomendasi, serta lampiran. Setiap kerusakan dicatat dengan detail dan foto.
Template ini menyediakan format yang jelas dan lengkap, memudahkan tim ahli struktur dalam menyusun laporan secara profesional dan konsisten.
Laporan ini digunakan segera setelah gempa untuk menilai kerusakan dan menentukan apakah bangunan aman dihuni atau perlu perbaikan.
Dokumen ini menjadi bukti kerusakan yang dapat digunakan untuk klaim asuransi gempa.
Laporan ini dapat digunakan untuk mengajukan bantuan perbaikan dari pemerintah atau lembaga terkait.
Temuan dan rekomendasi dalam laporan menjadi dasar untuk merencanakan perbaikan struktural.
Laporan ini dapat menjadi bukti hukum dalam sengketa terkait kerusakan bangunan.
Lengkapi nomor laporan, tanggal inspeksi, lokasi bangunan, nama pemilik, dan karakteristik bangunan.
Isi tanggal gempa, magnitudo, episentrum, dan kedalaman gempa.
Untuk setiap elemen yang rusak, catat jenis kerusakan, tingkat kerusakan, deskripsi, dan foto.
Tentukan kondisi struktur secara keseluruhan dan rekomendasi tindakan yang diperlukan.
Tulis kesimpulan akhir, rekomendasi, dan prioritas tindakan. Lampirkan dokumen pendukung dan minta tanda tangan.
Gunakan generator laporan foto untuk menyusun foto-foto kerusakan secara profesional, memperkuat laporan Anda.
Buat Laporan FotoManfaatkan aplikasi mobile untuk mengambil foto di lapangan dengan mudah, memastikan dokumentasi lengkap selama inspeksi pasca gempa.
Aplikasi SelulerKlik bagian untuk menuju ke bagian tersebut dalam contoh dokumen.
Informasi umum mengenai objek pemeriksaan, lokasi, dan waktu pemeriksaan diperoleh dari data administrasi dan konfirmasi langsung di lapangan.
Objek pemeriksaan adalah bangunan yang mengalami dampak bencana. Identifikasi bangunan dilakukan berdasarkan dokumen kepemilikan dan tanda fisik di lokasi.
Parameter utama bangunan seperti dimensi, struktur, dan material ditentukan melalui pengukuran langsung dan pengujian non-destruktif.
Parameter tambahan seperti kondisi lingkungan dan aksesibilitas dievaluasi untuk melengkapi penilaian keseluruhan.
Kondisi bangunan secara keseluruhan dinilai berdasarkan hasil pemeriksaan visual dan pengukuran teknis.
Mendokumentasikan setiap kerusakan pada elemen bangunan beserta detail dan foto.
Mencatat area yang memerlukan investigasi lebih lanjut atau kerusakan tersembunyi.
Menyediakan kesimpulan dan rekomendasi tindakan perbaikan.
Menjelaskan singkatan teknis yang digunakan dalam laporan.
Mencantumkan pihak-pihak yang terlibat dalam inspeksi.
Tanda tangan para pihak yang terlibat dalam pemeriksaan ini disahkan sebagai bukti kesepakatan atas hasil pemeriksaan.
Segera lakukan inspeksi visual untuk menilai kerusakan. Gunakan laporan ini untuk mendokumentasikan temuan dan menentukan tindakan yang diperlukan. Pastikan keselamatan Anda terlebih dahulu.
Penilaian kerusakan gempa sebaiknya dilakukan oleh tim ahli struktur yang berkompeten. Laporan ini mencatat nama dan tanda tangan tim ahli sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Jenis kerusakan umum meliputi retak struktural, patah, runtuh, miring, terlepas, korosi tulangan, dan deformasi. Tingkat kerusakan dikategorikan ringan, sedang, atau berat.
Laporan ini menjadi bukti kerusakan yang dapat dilampirkan pada pengajuan klaim asuransi. Pastikan semua kerusakan didokumentasikan dengan foto dan deskripsi yang jelas.
Laporan ini memberikan penilaian kondisi struktur, namun keputusan akhir tentang keamanan bangunan harus didasarkan pada analisis lebih lanjut oleh ahli struktur. Ikuti rekomendasi yang diberikan.
Isi data pemeriksaan dan hasilkan dokumen siap unduh.