Aplikasi Dokumentasi Foto Mobile
Aplikasi mobile ini memudahkan Anda mengambil foto objek selama inspeksi. Foto-foto tersebut dapat langsung dilampirkan ke laporan.
Aplikasi SelulerLaporan
Susun laporan inspeksi pra-klaim asuransi secara profesional. Template ini membantu Anda menilai kondisi objek dan risiko untuk mendukung proses klaim atau penerbitan polis.
Buat laporan inspeksi sekarang
Foto objek di aplikasi seluler, lengkapi berita acara inspeksi dari templat, dan unduh laporan foto jadi dalam Word atau PDF.
Aplikasi mobile ini memudahkan Anda mengambil foto objek selama inspeksi. Foto-foto tersebut dapat langsung dilampirkan ke laporan.
Aplikasi SelulerLengkapi dokumen dari templat ini: bagian, kolom, dokumentasi foto, dan tanda tangan.
Gunakan generator laporan foto untuk menyusun dokumentasi foto objek secara rapi. Foto-foto ini penting untuk mendukung temuan dalam laporan.
Buat Laporan FotoLaporan
Lihat struktur, bagian, dan kolom sebelum mulai mengisi.
No.LAP/2026/07/14/001
Pemeriksaan umum dilakukan untuk menilai kondisi keseluruhan bangunan, meliputi identifikasi fungsi, lokasi, dan data dasar bangunan.
| Tanggal inspeksi | 14/7/2026 | Alamat | Kawasan Industri Pulogadung, Jl. Raya Bekasi Km 21, Jakarta Timur |
| Dasar inspeksi | Pengajuan klaim asuransi No. CLM/2026/07/01 |
Data umum bangunan telah diverifikasi dan sesuai dengan dokumen perizinan yang ada.
Objek pemeriksaan adalah bangunan gedung yang berlokasi di [alamat], dengan identitas sebagaimana tercantum dalam dokumen.
| Jenis Objek | Fasilitas Industri | Nama Objek | Pabrik PT Sentosa Jaya |
| Kondisi Teknis | belum diisi |
Objek pemeriksaan telah diidentifikasi secara jelas dan siap untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Parameter utama bangunan seperti luas, jumlah lantai, dan konstruksi diperiksa berdasarkan dokumen dan pengukuran langsung.
| Nomor Polis | POL/2025/12345 | Jenis Asuransi | Properti |
| Tanggal Pengajuan | 1/7/2026 |
Parameter utama bangunan sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan.
Kondisi fisik bangunan dinilai melalui inspeksi visual pada elemen struktur, arsitektur, dan mekanikal elektrikal.
Secara umum kondisi bangunan dalam keadaan baik, namun ditemukan beberapa catatan perawatan.
Temuan kerusakan, faktor risiko, dan catatan terkait yang mempengaruhi nilai objek.
| No. | Deskripsi kerusakan | Foto |
|---|---|---|
| 1 | - 2 | belum diisi |
| 2 | - 5 | belum diisi |
| 3 | - 1 | belum diisi |
Kesimpulan penilaian risiko dan rekomendasi untuk perusahaan asuransi.
| Identifikasi dilakukan | Identifikasi objek asuransi berdasarkan polis dan data kepemilikan. |
| Ada catatan | Inspeksi dilakukan untuk menilai risiko dan kondisi objek. |
Daftar pihak yang terlibat dalam inspeksi, seperti surveyor dan perwakilan asuransi.
| No. | Nama lengkap | Jabatan / status | Komentar |
|---|---|---|---|
| 1 | Andi Wijaya | Surveyor | Melakukan inspeksi dan menyusun laporan. |
| 2 | Rudi Hartono | Perwakilan Perusahaan Asuransi | Mendampingi jalannya inspeksi. |
Tanda tangan surveyor sebagai persetujuan dan pengesahan laporan.
Laporan
Laporan inspeksi pra-klaim asuransi adalah dokumen yang digunakan untuk menilai kondisi objek yang diasuransikan sebelum klaim diajukan atau polis diterbitkan. Dokumen ini membantu perusahaan asuransi menentukan risiko dan memproses klaim.
Laporan ini memberikan bukti visual dan tertulis tentang kondisi objek, termasuk kerusakan atau faktor risiko. Hal ini membantu perusahaan asuransi membuat keputusan yang tepat.
Laporan ini biasanya dibuat oleh surveyor asuransi atau pihak independen yang ditunjuk. Template ini membantu surveyor menyusun laporan dengan struktur yang jelas.
Laporan ini digunakan saat pengajuan klaim asuransi untuk mendokumentasikan kondisi objek dan kerusakan yang terjadi. Dokumen ini menjadi dasar penilaian klaim.
Sebelum menerbitkan polis, perusahaan asuransi mungkin memerlukan inspeksi untuk menilai risiko. Laporan ini membantu menentukan premi dan syarat polis.
Laporan ini digunakan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang dapat mempengaruhi klaim di masa depan. Hal ini membantu perusahaan asuransi mengelola portofolio risiko.
Isi nomor polis, nomor klaim, tanggal pengajuan, dan jenis asuransi. Informasi ini menghubungkan laporan dengan proses asuransi.
Catat nama objek, alamat, dan pemilik objek. Pastikan data sesuai dengan polis atau klaim.
Lakukan inspeksi visual, catat kondisi umum, temuan kerusakan, dan faktor risiko. Ambil foto objek dari berbagai sudut.
Buat kesimpulan penilaian risiko dan rekomendasi untuk perusahaan asuransi. Tanda tangani laporan sebagai surveyor.
Gunakan generator laporan foto untuk menyusun dokumentasi foto objek secara rapi. Foto-foto ini penting untuk mendukung temuan dalam laporan.
Buat Laporan FotoAplikasi mobile ini memudahkan Anda mengambil foto objek selama inspeksi. Foto-foto tersebut dapat langsung dilampirkan ke laporan.
Aplikasi SelulerKlik bagian untuk menuju ke bagian tersebut dalam contoh dokumen.
Pemeriksaan umum dilakukan untuk menilai kondisi keseluruhan bangunan, meliputi identifikasi fungsi, lokasi, dan data dasar bangunan.
Objek pemeriksaan adalah bangunan gedung yang berlokasi di [alamat], dengan identitas sebagaimana tercantum dalam dokumen.
Parameter utama bangunan seperti luas, jumlah lantai, dan konstruksi diperiksa berdasarkan dokumen dan pengukuran langsung.
Kondisi fisik bangunan dinilai melalui inspeksi visual pada elemen struktur, arsitektur, dan mekanikal elektrikal.
Temuan kerusakan, faktor risiko, dan catatan terkait yang mempengaruhi nilai objek.
Kesimpulan penilaian risiko dan rekomendasi untuk perusahaan asuransi.
Daftar pihak yang terlibat dalam inspeksi, seperti surveyor dan perwakilan asuransi.
Tanda tangan surveyor sebagai persetujuan dan pengesahan laporan.
Laporan harus mencakup informasi klaim, identitas objek, kondisi objek, temuan kerusakan, faktor risiko, dokumentasi foto, dan kesimpulan. Pastikan semua data diisi dengan lengkap.
Tidak, laporan ini hanya menyediakan informasi tentang kondisi objek. Keputusan klaim tetap berada di tangan perusahaan asuransi berdasarkan kebijakan dan penilaian mereka.
Disarankan minimal 4 foto objek dari berbagai sudut, termasuk area yang rusak. Foto yang cukup membantu memperkuat laporan.
Laporan ini biasanya ditandatangani oleh surveyor yang melakukan inspeksi. Tanda tangan surveyor menunjukkan bahwa laporan tersebut akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Isi data pemeriksaan dan hasilkan dokumen siap unduh.