Aplikasi Dokumentasi Foto Mobile
Manfaatkan aplikasi mobile untuk mengambil foto di lapangan dengan mudah, memastikan dokumentasi lengkap selama inspeksi struktural.
Aplikasi SelulerLaporan
Susun laporan inspeksi struktural yang komprehensif untuk menilai kekuatan dan keamanan struktur bangunan. Template ini membantu Anda mendokumentasikan kondisi elemen struktur dan temuan.
Mulai buat laporan inspeksi struktural Anda.
Foto objek di aplikasi seluler, lengkapi berita acara inspeksi dari templat, dan unduh laporan foto jadi dalam Word atau PDF.
Manfaatkan aplikasi mobile untuk mengambil foto di lapangan dengan mudah, memastikan dokumentasi lengkap selama inspeksi struktural.
Aplikasi SelulerLengkapi dokumen dari templat ini: bagian, kolom, dokumentasi foto, dan tanda tangan.
Gunakan generator laporan foto untuk menyusun foto-foto elemen struktur secara profesional, memperkuat laporan inspeksi Anda.
Buat Laporan FotoLaporan
Lihat struktur, bagian, dan kolom sebelum mulai mengisi.
No.LK/STR/2026/003
Informasi umum mengenai objek pemeriksaan, termasuk identitas bangunan, lokasi, dan tujuan pemeriksaan, diperoleh dari data administrasi dan survei lapangan.
| Tanggal inspeksi | 14/7/2026 | Alamat | Jl. Jend. Sudirman No. 1, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10220 |
| Dasar inspeksi | Inspeksi berkala struktur bangunan |
Data umum bangunan telah diverifikasi dan sesuai dengan dokumen yang tersedia.
Objek pemeriksaan adalah bangunan yang berlokasi di [alamat lengkap], dengan fungsi sebagai [fungsi bangunan] dan konstruksi utama dari [material]. Pemeriksaan dilakukan secara visual dan dengan pengukuran langsung.
| Jenis objek | Bangunan | Nama objek | Wisma Mulia |
Objek pemeriksaan telah diidentifikasi secara jelas dan sesuai dengan data yang diberikan.
Parameter utama bangunan seperti dimensi, luas, jumlah lantai, dan sistem struktur ditentukan berdasarkan pengukuran lapangan dan gambar rencana.
| Jenis Struktur | Jumlah Lantai | 8 | |
| Luas Bangunan | 5000 | Tahun Dibangun | 1995 |
Parameter utama bangunan sesuai dengan rencana dan tidak ditemukan penyimpangan yang signifikan.
Kondisi umum bangunan dinilai berdasarkan kriteria visual dan fungsional, meliputi elemen struktural dan non-struktural.
Secara keseluruhan, kondisi bangunan dalam keadaan baik dan layak fungsi, dengan beberapa catatan perawatan.
Mendokumentasikan temuan kerusakan atau ketidaksesuaian pada elemen struktur.
| No. | Deskripsi kerusakan | Foto |
|---|---|---|
| 1 | - | belum diisi |
| 2 | - | belum diisi |
| 3 | - | belum diisi |
Mencatat kesimpulan kepatuhan dan catatan tambahan.
| Identifikasi dilakukan | Identifikasi elemen struktur utama. |
| Ada catatan | Ditemukan retak struktural pada kolom lantai 5 dan spalling pada balok lantai 2. |
Mencantumkan pihak-pihak yang terlibat dalam inspeksi, seperti insinyur dan pemilik.
| No. | Nama lengkap | Jabatan / status | Komentar |
|---|---|---|---|
| 1 | Ir. Hendra Gunawan | Insinyur Struktur | Melakukan analisis struktur. |
| 2 | Slamet Riyadi | Pemilik Bangunan | Menerima laporan dan rekomendasi. |
Tanda tangan para pihak yang terlibat dalam pemeriksaan dibubuhkan sebagai pengesahan hasil pemeriksaan.
Dokumen ini telah ditandatangani oleh semua pihak yang berwenang.
Laporan
Laporan ini digunakan untuk menilai kondisi elemen struktur bangunan seperti kolom, balok, pelat lantai, dan pondasi. Tujuannya memastikan keamanan dan kepatuhan terhadap standar struktural.
Laporan mencakup informasi umum, pemeriksaan elemen struktur, temuan, kesimpulan, dan lampiran foto. Setiap elemen dinilai kondisinya dan dicatat kerusakan yang ditemukan.
Template ini menyediakan format yang jelas dan lengkap, memudahkan insinyur struktur dalam menyusun laporan secara profesional dan konsisten.
Laporan ini digunakan untuk menilai kerusakan struktur setelah gempa bumi dan menentukan tindakan yang diperlukan.
Jika bangunan akan dialihfungsikan, inspeksi struktural diperlukan untuk memastikan struktur mampu menahan beban baru.
Inspeksi struktural berkala membantu mendeteksi kerusakan seperti retak, korosi tulangan, atau deformasi sejak dini.
Laporan ini menjadi bagian dari audit keselamatan bangunan untuk memastikan struktur aman bagi penghuni.
Sebelum renovasi besar, inspeksi struktural memberikan data kondisi eksisting yang penting untuk perencanaan.
Lengkapi nomor laporan, tanggal inspeksi, nama dan alamat bangunan, serta tujuan inspeksi.
Periksa kolom, balok, pelat lantai, dan pondasi. Catat jenis elemen, kondisi, dan deskripsi kerusakan jika ada.
Untuk setiap temuan, isi deskripsi, lokasi, tingkat kepatuhan, dan rekomendasi. Ambil foto sebagai bukti.
Tentukan kesimpulan kepatuhan secara keseluruhan dan tambahkan catatan tambahan jika diperlukan.
Sertakan foto elemen struktur dan minta tanda tangan insinyur serta pemilik bangunan.
Gunakan generator laporan foto untuk menyusun foto-foto elemen struktur secara profesional, memperkuat laporan inspeksi Anda.
Buat Laporan FotoManfaatkan aplikasi mobile untuk mengambil foto di lapangan dengan mudah, memastikan dokumentasi lengkap selama inspeksi struktural.
Aplikasi SelulerKlik bagian untuk menuju ke bagian tersebut dalam contoh dokumen.
Informasi umum mengenai objek pemeriksaan, termasuk identitas bangunan, lokasi, dan tujuan pemeriksaan, diperoleh dari data administrasi dan survei lapangan.
Objek pemeriksaan adalah bangunan yang berlokasi di [alamat lengkap], dengan fungsi sebagai [fungsi bangunan] dan konstruksi utama dari [material]. Pemeriksaan dilakukan secara visual dan dengan pengukuran langsung.
Parameter utama bangunan seperti dimensi, luas, jumlah lantai, dan sistem struktur ditentukan berdasarkan pengukuran lapangan dan gambar rencana.
Kondisi umum bangunan dinilai berdasarkan kriteria visual dan fungsional, meliputi elemen struktural dan non-struktural.
Mendokumentasikan temuan kerusakan atau ketidaksesuaian pada elemen struktur.
Mencatat kesimpulan kepatuhan dan catatan tambahan.
Mencantumkan pihak-pihak yang terlibat dalam inspeksi, seperti insinyur dan pemilik.
Tanda tangan para pihak yang terlibat dalam pemeriksaan dibubuhkan sebagai pengesahan hasil pemeriksaan.
Elemen struktur yang diperiksa meliputi kolom, balok, pelat lantai, dan pondasi. Setiap elemen dinilai kondisinya, apakah baik, rusak ringan, sedang, atau berat.
Inspeksi struktural diperlukan setelah gempa, sebelum perubahan fungsi bangunan, sebagai inspeksi berkala, atau sebelum renovasi besar. Juga saat ada indikasi kerusakan struktural.
Inspeksi struktural sebaiknya dilakukan oleh insinyur struktur yang berkompeten dan memiliki sertifikasi. Laporan ini mencatat nama dan tanda tangan insinyur sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Temuan umum meliputi retak struktural, korosi tulangan, deformasi, spalling, penurunan pondasi, dan lendutan berlebih. Semua harus dicatat dengan rekomendasi perbaikan.
Laporan ini mendokumentasikan kondisi struktur, namun keamanan penuh tergantung pada pemenuhan rekomendasi dan analisis lebih lanjut oleh insinyur. Konsultasikan dengan ahli struktur untuk kepastian.
Isi data pemeriksaan dan hasilkan dokumen siap unduh.