Aplikasi Dokumentasi Foto Mobile
Aplikasi mobile memudahkan Anda mengambil foto di lokasi pengecoran dan langsung melampirkannya ke checklist. Foto tersimpan rapi dan siap digunakan.
Aplikasi SelulerDaftar Periksa
Pantau setiap tahap pengecoran beton dengan checklist terstruktur: dari pemeriksaan beton segar, proses pengecoran, hingga dokumentasi foto. Gunakan template ini untuk mencatat temuan dan mendapatkan persetujuan konsultan.
Mulai buat checklist pengecoran Anda sekarang
Foto objek di aplikasi seluler, lengkapi berita acara inspeksi dari templat, dan unduh laporan foto jadi dalam Word atau PDF.
Aplikasi mobile memudahkan Anda mengambil foto di lokasi pengecoran dan langsung melampirkannya ke checklist. Foto tersimpan rapi dan siap digunakan.
Aplikasi SelulerLengkapi dokumen dari templat ini: bagian, kolom, dokumentasi foto, dan tanda tangan.
Gunakan generator laporan foto untuk menyusun dokumentasi foto pengecoran secara otomatis. Anda dapat menambahkan foto proses, pemadatan, dan slump test ke dalam checklist.
Buat Laporan FotoDaftar Periksa
Lihat struktur, bagian, dan kolom sebelum mulai mengisi.
No.CPC-2026-0714-01
Informasi umum mengenai objek inspeksi, lokasi, dan pihak-pihak yang terlibat dijelaskan berdasarkan data proyek.
| Tanggal inspeksi | 14/7/2026 | Waktu | 8.00 — 10.00 |
| Alamat | Proyek Gedung Perkantoran Sudirman Tower, Lantai 3, Jl. Jend. Sudirman No. 88, Jakarta |
Data umum proyek telah diverifikasi dan sesuai dengan dokumen kontrak.
Objek inspeksi adalah pekerjaan beton yang meliputi struktur beton bertulang, beton prategang, dan beton pracetak sesuai dengan gambar rencana.
| Nama objek | Kolom K3 dan Pelat Lantai 3 |
Identifikasi objek inspeksi telah dilakukan dan sesuai dengan lingkup pekerjaan.
Parameter utama pekerjaan beton diperiksa meliputi mutu beton, kuat tekan, dimensi, dan selimut beton berdasarkan spesifikasi teknis.
| Mutu beton rencana | K-350 | Slump beton | 10 |
| Suhu beton | 28 |
Parameter utama memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan.
Parameter tambahan seperti keausan, permeabilitas, dan ketahanan terhadap lingkungan diperiksa sesuai kebutuhan.
| Metode pengecoran: Concrete pump | Pemadatan: Vibrator |
Parameter tambahan tidak menunjukkan penyimpangan yang signifikan.
Kondisi permukaan beton diperiksa secara visual untuk mendeteksi retak, spalling, atau kerusakan lainnya.
Kondisi beton secara umum baik, dengan beberapa retak rambut yang masih dalam batas toleransi.
Mendokumentasikan ketidaksesuaian atau temuan pada proses pengecoran.
| No. | Deskripsi kerusakan | Foto |
|---|---|---|
| 1 | - | belum diisi |
| 2 | - | belum diisi |
Mencatat kesimpulan pemeriksaan dan rekomendasi tindak lanjut.
| Identifikasi dilakukan | Kolom K3 dan Pelat Lantai 3 |
| Ada catatan | Proses pengecoran berjalan lancar, slump sesuai spesifikasi. |
Mencantumkan pengawas lapangan dan konsultan yang terlibat.
| No. | Nama lengkap | Jabatan / status | Komentar |
|---|---|---|---|
| 1 | Ir. Bambang Sutrisno | Pengawas Lapangan | Mengawasi proses pengecoran. |
| 2 | Ir. Surya Wijaya, M.T. | Konsultan Pengawas | Menyetujui hasil. |
Tanda tangan para pihak yang terlibat dalam inspeksi dibubuhkan sebagai pengesahan hasil pemeriksaan.
Dokumen ini ditandatangani oleh semua pihak yang berwenang.
Daftar Periksa
Checklist Pekerjaan Pengecoran adalah dokumen yang digunakan untuk memantau proses pengecoran beton secara sistematis. Dokumen ini mencakup pemeriksaan beton segar, metode pengecoran, pemadatan, dan pengambilan sampel untuk uji tekan. Dengan template ini, Anda dapat mencatat setiap detail penting dan memastikan kesesuaian dengan spesifikasi.
Template ini membantu Anda mendokumentasikan proses pengecoran secara lengkap dan rapi. Anda dapat mencatat nilai slump, suhu beton, kondisi beton segar, serta temuan atau ketidaksesuaian. Semua data tersusun dalam format yang mudah diisi dan dibagikan kepada pihak terkait.
Dokumen ini cocok untuk pengawas lapangan, konsultan pengawas, dan kontraktor yang terlibat dalam proyek konstruksi. Dengan checklist ini, Anda dapat memastikan bahwa proses pengecoran berjalan sesuai prosedur dan terdokumentasi dengan baik.
Digunakan untuk memantau pengecoran elemen struktur seperti kolom, balok, dan pelat pada proyek gedung. Checklist ini membantu memastikan mutu beton sesuai rencana.
Pada proyek jalan, jembatan, atau bendungan, checklist ini digunakan untuk mengawasi proses pengecoran beton struktural. Dokumentasi yang baik mendukung pengendalian mutu.
Konsultan pengawas menggunakan checklist ini untuk memverifikasi bahwa proses pengecoran dilakukan sesuai spesifikasi. Hasil checklist menjadi dasar persetujuan pekerjaan.
Checklist ini membantu tim quality control mencatat parameter beton segar seperti slump dan suhu, serta memastikan pemadatan dilakukan dengan benar.
Pastikan pembesian dan bekisting telah disetujui, dan beton siap dikirim. Siapkan alat ukur seperti slump cone dan termometer.
Periksa slump, suhu, dan kondisi beton segar saat tiba di lokasi. Catat sumber beton dan waktu pengiriman.
Pantau metode pengecoran, pemadatan dengan vibrator, dan pengambilan sampel beton untuk uji tekan. Dokumentasikan setiap langkah dengan foto.
Isi semua data, catat temuan atau ketidaksesuaian, dan buat kesimpulan. Mintakan tanda tangan pengawas lapangan dan konsultan.
Gunakan generator laporan foto untuk menyusun dokumentasi foto pengecoran secara otomatis. Anda dapat menambahkan foto proses, pemadatan, dan slump test ke dalam checklist.
Buat Laporan FotoAplikasi mobile memudahkan Anda mengambil foto di lokasi pengecoran dan langsung melampirkannya ke checklist. Foto tersimpan rapi dan siap digunakan.
Aplikasi SelulerKlik bagian untuk menuju ke bagian tersebut dalam contoh dokumen.
Informasi umum mengenai objek inspeksi, lokasi, dan pihak-pihak yang terlibat dijelaskan berdasarkan data proyek.
Objek inspeksi adalah pekerjaan beton yang meliputi struktur beton bertulang, beton prategang, dan beton pracetak sesuai dengan gambar rencana.
Parameter utama pekerjaan beton diperiksa meliputi mutu beton, kuat tekan, dimensi, dan selimut beton berdasarkan spesifikasi teknis.
Parameter tambahan seperti keausan, permeabilitas, dan ketahanan terhadap lingkungan diperiksa sesuai kebutuhan.
Kondisi permukaan beton diperiksa secara visual untuk mendeteksi retak, spalling, atau kerusakan lainnya.
Mendokumentasikan ketidaksesuaian atau temuan pada proses pengecoran.
Mencatat kesimpulan pemeriksaan dan rekomendasi tindak lanjut.
Mencantumkan pengawas lapangan dan konsultan yang terlibat.
Tanda tangan para pihak yang terlibat dalam inspeksi dibubuhkan sebagai pengesahan hasil pemeriksaan.
Pada beton segar, periksa slump, suhu, dan kondisi visual seperti encer, normal, atau kental. Catat juga sumber beton dan waktu pengiriman untuk memastikan kesesuaian dengan spesifikasi.
Gunakan bagian 'Catatan Temuan' untuk mendokumentasikan ketidaksesuaian seperti slump yang tidak sesuai. Anda juga dapat melampirkan foto sebagai bukti visual.
Ya, template ini bersifat universal dan dapat disesuaikan dengan jenis elemen struktur, mutu beton, dan metode pengecoran yang digunakan. Anda dapat mengedit sesuai kebutuhan proyek.
Checklist ini biasanya ditandatangani oleh pengawas lapangan dan konsultan pengawas sebagai bentuk persetujuan bahwa proses pengecoran telah sesuai prosedur.
Foto dokumentasi sangat disarankan untuk mendukung catatan. Template ini menyediakan tempat untuk melampirkan foto proses pengecoran, pemadatan, dan pengambilan sampel.
Isi data pemeriksaan dan hasilkan dokumen siap unduh.